Kamis, 29 April 2010

Persamaan dan Perbedaan Filsafat dengan Ilmu Pengetahuan

Berdasarkan dari beberapa pejelasan tentang filsafat dan ilmui pengetahuan,maka dapat disimpulkan persamaan dan perbedaan antara filsafat dengan ilmu pengetahuan.
Persamaan antara ilmu filsafat dengan ilmu pengetahuan adalah sebagi berikut: a). kedua-duanya mencari rumusan yang sebaik- baiknya menyelidiki objeknya selengkap-lengkapnya sampai habis-habisan; b). kedua-duanya memberikan pengertian mengenai hubungan atau pertalian yang ada antara kejadian-kejadian yang kita alami dan mencoba menunujukkan sebab-sebabnya: c). kedua-duanya hendak memberikan sintesis yaitu suatu pandangan yang bergandengan; d). kedua-duanya mempunyai metode dan sistem; e). kedua-duanya hendak memberikan penjelasan tetnagn kenyataan seluruhnya timbul dari hasrat manusia akan kebenaran (objektivitas), akan pengetahuan yang lebih mendalam.
Perdedaan filsafat dengan ilmu pengetahuan adalah sebagai berikut; a). objek material (lapangan) filsafat itu bersifat universal ( umum) yaitu segala sesuatu yang ada (realita) sedangkan objek material (lapangan) ilmu pengetahuan (pengetahuan ilmiah) itu bersifat khusus dalam arti khusus masing-masing bidang pengolahannya saja; b). objek formal (sudut pandang) filsafat itu bersifat nonfragmentaris, karena mencari pengertian dari segala sesuatu yang ada itu secara luas, mendalam dan emngasas. Sedangkan ilmu pengetahuan bersifat fragmentaris dan abstrak dengan peninjauan secara ekstensif dan intensif; c). filsafat dilaksanakan dalam suatu suasana pengetahuan yang mementingkan kontrol atau pengawasan. Misalnya untuk mengetahui sesuatu dalam ilmu pengetahuan haruslah diadakan riset. Oleh karena itu nilai ilmu pengetahuan, timbul dari kegunaannya, sedangkan kegunaan filsafat timbul dari nilainya; d). filsafat membuat pertanyaan lebih jauh dan lebih mendalam berdasarkan kepada explicitatis dari apa yang terkandung dari pengalaman realita sehari-hari. Filsafat tidak pernah memikirkan persoalan tentang dari tahu kepada yang tidak tahu, karena untuk tahu tetap juga tidak tahu dan tidak tahu adalah juga sudah tahu tentang sesuatu itu. sedangkan bagi ilmu pengetahuan besifat diskursif, artinya menguraikan secara logis. Prosesnya mulai dari tahu kepada tidak tahu dan hanya ilmu pengetahuanlah yang menemukan pengertian logis; e). filsafat hendaknya memberikan penjelasan yang terakhir, yang mutlak yang mendalam, yang mengasas (first causes). Sedangkan ilmu pengetahuan menunjukkan sebab-sebab yang tidak ebgitu mendalam, yang lebih dekat, yang sekunder secondary causes); f). filsafat itu ditentukan oleh sudut pandang yang berbeda akan menimbulkan ilmu yang berbeda, meskipun dalam objek yang sama, sedangkan ilmu tidak terikat pada sudut pandang menimbulkan filsafat tetapi hanya mengokohkan ilmu yang ada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar